Gatal Bermain, Ivan Rakitic: Peduli Setan Virus Corona!

Suara.com – Gelandang sentral Barcelona, Ivan Rakitic tampaknya benar-benar sudah ‘gatal’ untuk kembali bermain alias melakoni pertandingan.

Kampanye 2019/2020 Barcelona, baik domestik maupun Eropa, memang sudah terhenti sejak Maret lalu imbas pandemi COVID-19.

Saking kangennya merasakan atmosfer pertandingan, gelandang berusia 32 tahun itu bahkan sesumbar dirinya tak peduli terjangkit COVID-19 asalkan bisa kembali bertanding.

Playmaker internasional Kroasia itu menegaskan siap mengambil risiko terinfeksi Virus Corona, karena yang ia inginkan hanyalah kembali bermain sepakbola untuk menghibur banyak orang.

“Saya ingin bermain, saya rindu sepakbola dan atmosfer pertandingan. Ini jelas bahwa kami harus mencoba kembali (melanjutkan musim 2019/2020) dengan jaminan kebersihan terbaik, namun kami juga harus memahami bahwa itu takkan pernah 100 persen,” tutur Rakitic, menukil dari TodayFM, Jumat (1/5/2020).

“Namun risiko yang sama (terjangkit COVID-19) juga dimiliki semua pekerja yang kembali ke pekerjaan mereka di tengah pandemi ini. Pekerja supermarket juga wajib berganti di ruang ganti, dan punya tanggung jawab sama atau lebih seperti halnya kami para pesepakbola,” sambung sang gelandang.

“Mereka mengambil risiko dan saya ingin mengambilnya juga! Saya tak peduli jika memang nantinya terinfeksi, asalkan bisa bermain saat ini. Setidaknya kita harus mencobanya terlebih dahulu. Saya pikir kami punya utang dan saya yakin ketika kita bertanya pada fans, mereka pasti menginginkan ada sepakbola,” celotehnya.

“Tanpa diragukan lagi, saya siap bermain saat ini. Akhir-akhir ini saya telah mendengar banyak orang berbicara tentang masalah yang akan muncul jika kita tidak bermain, masalah ekonomi, kompetisi Eropa, kalender kompetisi, promosi, degradasi,” lanjut Rakitic.

“Tetapi saya belum pernah mendengar ada yang berbicara tentang pesepakbola, orang-orang yang menganggap timnya adalah bagian dari hidup mereka dan tiba-tiba saja itu diambil,” kata eks gelandang Sevilla itu.

“Secara sosial kita harus mengambil langkah agar dapat menghibur orang-orang, yakni dengan melakukan apa yang mereka sukai sehingga kita semua berhenti memikirkan virus dan penyakit ini. Ya, sehingga kita dapat kembali bercanda dengan tetangga kita dari tim lawan,” tandas Rakitic.